Menampilkan: 41 - 45 dari 45 HASIL
Ekonomi Opini

Kesepakatan Dagang RI–AS: Resiprositas atau Asimetri?

Oleh: Suhana   Kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru saja diteken oleh Presiden Indonesia dan Amerika Serikat (19/02/2026) dipresentasikan sebagai langkah maju dalam memperluas akses pasar dan memperkuat ekonomi nasional. Pemerintah menekankan skema resiprositas, termasuk pemberlakuan tarif nol persen bagi ribuan produk Indonesia ke pasar Amerika. Narasi yang dibangun jelas, yaitu peluang …

Aktivitas Opini

Naik Kelas: Dari Menjalankan ke Menggerakkan

Oleh: Suhana   Dalam pengumuman pengurus baru DPP HA IPB periode 2025–2029 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor (Selasa/17/02), Dr. Jamil Azzaini—motivator nasional lulusan IPB—membekali para pengurus dengan materi “Naik Kelas Sebagai Pengurus: dari Peran Struktural ke Transformasional.” Paparan ini menjadi suntikan motivasi bagi kepengurusan baru, yang saya ulas secara singkat dalam tulisan berikut. …

Opini

Memahami Peringkat Moody’s bagi Usaha Kelautan Indonesia

Oleh: Suhana   Perubahan peringkat dan outlook kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Moody’s pada awal 2026 menjadi perhatian banyak pihak. Meski Indonesia masih berada pada level layak investasi, penurunan outlook dari stabil menjadi negatif memberi sinyal penting, yaitu risiko ekonomi ke depan dinilai meningkat dan perlu diantisipasi sejak dini. Bagi sebagian pelaku usaha, terutama …

Opini

Gerakan Alumni IPB Berbasis Ilmu: Pilar Etika & Kepemimpinan

Oleh: Suhana   Pada Jumat, 23 Januari 2026, dalam Pembekalan Pengurus Baru & Rapat Kerja I DPP-HA IPB Periode 2025-2029 di Sekolah Bisnis IPB, Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc., Ketua Senat IPB University, menyampaikan sebuah visi krusial bagi pengurus baru Himpunan Alumni IPB (DPP HA IPB) dengan judul Meneguhkan Gerakan Alumni Berbasis Ilmu: Arah …

Opini

Ekonomi Kelautan Lestari: Perspektif Epistemologi Qur’ani

Oleh: Suhana Ekonomi kelautan kerap dibicarakan dalam bahasa angka statistik, seperti produksi perikanan, nilai ekspor, kontribusi terhadap PDB, dan peluang ekonomi biru. Namun, di balik statistik tersebut, laut adalah ruang hidup—tempat jutaan nelayan menggantungkan harapan, ekosistem rapuh menopang keberlanjutan, dan nilai-nilai kearifan lokal bertahan di tengah tekanan global. Ketika ekonomi kelautan dipersempit menjadi sekadar komoditas, …

error: Content is protected !!