Mewujudkan Produk Perikanan Berkelanjutan

Oleh : Suhana Perdebatan tentang produk perikanan di dunia secara umum dapat dibagi menjadi dua isu utama, yaitu di negara-negara bagian Selatan cenderung mengutamakan ketahanan pangan, sedangkan perdebatan di negara-negara bagian Utara menekankan keberlanjutan (Belton, Ben et.all 2020). Belton, Ben et.all (2020) dalam artikel di Jurnal Nature Sustainability mengulas evolusi dari kedua perdebatan dan mengusulkan konsep komoditisasi berkelanjutan (sustainable commoditization)[…]

Baca selengkapnya

Lobsternomic (3) : Saatnya Benahi Kebijakan Lobster Indonesia

Oleh : Suhana Lobster merupakan salah satu komoditas perikanan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun demikian produksi Lobster dunia—termasuk Indonesia—sampai saat ini masih sangat tergantung dari pasokan alam, baik benih maupun ukuran konsumsi. Data FAO (2019) menunjukkan bahwa dalam periode 2010-2017 produksi Lobster dunia rata-rata tumbuh 2,30 % pertahun. Produksi Lobster dunia tahun 2017 mencapai 322.066 ton, dimana 319.996[…]

Baca selengkapnya

Nilai Tukar Sektor Perikanan Provinsi Tahun 2020, lebih 55% Provinsi Alami Defisit

Oleh : Suhana Nilai tukar nelayan (NTN) dan Nilai tukar pembudidaya ikan (NTPi) di sebagian besar provinsi tahun 2020 mengalami defisit. Data BPS (2021) menunjukan bahwa 55,88% provinsi di Indonesia pada tahun 2020 mengalami defisit nilai tukar nelayan (NTN). Hal ini ditunjukan dengan jumlah provinsi yang memiliki nilai NTN dibawah 100, yaitu mencapai 19 provinsi. Data BPS (2021) menunjukan kesembilanbelas[…]

Baca selengkapnya

Menyoroti 10 Potensi Ketidakadilan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Laut

Oleh : Suhana Telaah jurnal kali ini mengkaji artikel terbarunya Nathan James Bennett dan Tim dari Institute for the Oceans and Fisheries, University of British Columbia, Vancouver, Canada. Artikel tersebut berjudul Blue growth and blue justice: Ten risks and solutions for the ocean economy dan dimuat dalam jurnal Marine Policy Volume 125, March 2021 Dalam artikel terbarunya Bennett et al (2021)[…]

Baca selengkapnya

Nilai Tukar Perikanan 2020

Daya beli nelayan dan pembudidaya ikan sepanjang tahun 2020 sempat mengalami penurunan pada triwulan 2, namun kembali membaik pada triwulan 3 dan 4. Hal ini tercermin dari data Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi). Nilai tukar nelayan (NTN) pada tahun 2020 rata-rata mencapai 100,22. Sementara itu nilai tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) rata-rata mencapai 100,55. Nilai tukar[…]

Baca selengkapnya

Ekonomi Sektor Perikanan Triwulan III 2020

Kegiatan ekonomi sektor perikanan pada triwulan III 2020 diperkirakan membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari kegiatan dunia usaha sektor perikanan dan nilai tukar nelayan dan pembudidaya ikan yang terus membaik. Dalam artikel singkat ini penulis mengulas perkembangan kegiatan dunia usaha sektor perikanan dan nilai tukar nelayan dan pembudidaya ikan. Data yang diulas pada artikel ini bersumber dari publikasi[…]

Baca selengkapnya

Triwulan II 2020, Kegiatan Dunia Usaha Sektor Perikanan Turun Makin Dalam

Pada triwulan II 2020 kegiatan usaha sektor perikanan terindikasi turun lebih dalam dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha sektor perikanan periode tersebut sebesar -0,66, turun lebih dalam dari -0,40 pada triwulan 1 2020 (BI 2020). Berdasarkan catatan BI (2020) terlihat bahwa penurunan realisasi kegiatan usaha masih disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang[…]

Baca selengkapnya

Triwulan 2 2020, Nelayan dan Pembudidaya Defisit

Dalam periode triwulan 2 2020 nilai tukar nelayan (NTN) dan pembudidaya ikan (NTPi) mengalami defisit. Data BPS (2020) menunjukan bahwa rata-rata NTN pada triwulan 2 2020 hanya mencapai 98,80, sementara NTPi mencapai 99,55. Secara teori ketika NTN dan NTPi bernilai < 100 maka nelayan dan pembudidaya ikan berada dalam kondisi kritis. Hal ini disebabkan pendapatan mereka jauh lebih kecil dibandingkan[…]

Baca selengkapnya

Mei 2012, Nelayan dan Pembudidaya Ikan di Lebih 64 % Provinsi Masih Defisit

BPS (12/06/2020)merelease perkembangan Nilai Tukar Petani Bulan Mei, termasuk sektor perikanan menurut provinsi di Indonesia. Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa pada bulan Mei jumlah provinsi yang Nilai Tukar Nelayan (NTN) kurang dari 100 (<100) mencapai 23 provinsi atau sekitar 67,65% dari total Provinsi di Indonesia (34 Provinsi). Jumlah provinsi dengan nilai NTN < 100 bulan Mei tersebut turun sekitar 4,17% […]

Baca selengkapnya

Mei 2020 : Nelayan dan Pembudidaya Ikan Masih Alami Defisit

Oleh : Suhana Nelayan dan pembudidaya ikan masih alami defisit. Hal ini terlihat dari Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) bulan Mei yang masih dibawah angka 100. BPS (2/06/2020) merelease NTN dan NTPi bulan Mei yang bernilai 98,69 dan 99,76. Defisitnya NTN dan NTPi sudah terjadi sejak bulan April 2020. Berdasarkan data BPS (2020) terlihat bahwa[…]

Baca selengkapnya