Menampilkan: 1 - 10 dari 248 HASIL
Data Penelitian Mandiri

Tuna Dunia 2026: Harga Naik, Pasokan Tertekan

  Lonjakan harga tuna dunia pada September 2026 memperlihatkan bagaimana perubahan kondisi penangkapan, kenaikan biaya operasional, dan gangguan pasokan dapat memengaruhi industri pengolahan serta perdagangan global. Bagi Indonesia, situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi dalam rantai nilai tuna dunia. Oleh Suhana Tuna merupakan salah satu komoditas strategis dalam perdagangan perikanan global. Ikan ini memasok …

Penelitian Mandiri

Seabass dan Seabream: Pelajaran dari Pasar Eropa

 Yunani memperkuat pasokan ikan budidaya ke Eropa, sementara Türkiye menghadapi tekanan produksi. Di balik perubahan ini, terdapat pelajaran penting bagi Indonesia tentang daya saing, stabilitas pasokan, dan nilai tambah perikanan. Oleh: Suhana Pasar ikan Eropa menyimpan pelajaran menarik tentang bagaimana sebuah negara membangun daya saing perikanannya. Persaingan tidak selalu dimenangkan oleh negara dengan produksi terbesar, …

Penelitian Mandiri

Nobel Ekonomi 2026: Pelajaran untuk Ekonomi Indonesia

Oleh: Suhana Mengapa bantuan pemerintah tidak selalu meningkatkan konsumsi? Mengapa kenaikan suku bunga bisa memengaruhi harga barang, investasi, dan kesempatan kerja? Dan mengapa kebijakan ekonomi yang berhasil pada masa lalu belum tentu memberikan hasil yang sama hari ini? Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dari pemikiran Robert E. Hall dan Michael Woodford, dua ekonom yang menerima …

Penelitian Mandiri

Indonesia–Mesir: Saatnya Diplomasi Membuka Pasar Perikanan

Oleh: Suhana Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Indonesia pada 10–11 Oktober 2026 membuka peluang baru bagi penguatan hubungan ekonomi kedua negara. Di bidang kelautan dan perikanan, momentum ini penting bukan hanya karena menghasilkan kesepakatan kerja sama, tetapi juga karena Indonesia memiliki peluang untuk memperluas pasar ekspor di tengah persaingan perdagangan …

Penelitian Mandiri Sinopsis

Revisi UU No. 7 Tahun 2016: Masa Depan Perlindungan Nelayan

Sinopsis jurnal Oleh: Suhana Nelayan kecil menghadapi persoalan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar rendahnya hasil tangkapan. Ketidakpastian cuaca, perubahan ekosistem, kenaikan biaya operasional, keterbatasan modal, akses pasar yang tidak seimbang, dan lemahnya perlindungan terhadap risiko usaha saling berinteraksi membentuk kerentanan yang berlangsung dari waktu ke waktu. Dalam kondisi seperti ini, bantuan alat tangkap, subsidi, …

Penelitian Mandiri

Indonesia: Raksasa Ikan Air Tawar, Kecil di Ekspor

Oleh: Suhana Indonesia memiliki posisi yang menarik dalam peta komoditas ikan air tawar dan diadromous dunia. Negara ini bukan pemain kecil. Dengan produksi sekitar 4,99 juta ton pada 2021, Indonesia merupakan produsen terbesar ketiga dunia setelah China dan India. Namun, ketika ukuran yang digunakan bukan lagi produksi, melainkan orientasi perdagangan, posisi Indonesia berubah secara drastis. …

Penelitian Mandiri

Indonesia Raksasa Demersal, Tapi Lemah di Pasar Global

Oleh: Suhana Ada sebuah paradoks besar dalam peta ekonomi ikan demersal dunia. Negara yang memiliki produksi besar belum tentu menjadi kekuatan besar dalam perdagangan internasional. Sebaliknya, negara dengan produksi jauh lebih kecil justru mampu mengirim sebagian besar produksinya ke pasar dunia. Data neraca komoditas ikan demersal tahun 2021 memperlihatkan paradoks tersebut dengan sangat jelas: Indonesia …

Penelitian Mandiri

Pelagis Dunia Berubah: Indonesia Mau Menang di Mana?

Oleh: Suhana Ikan pelagis selama ini sering dipandang sebagai komoditas perikanan yang relatif sederhana. Ikan ditangkap di laut, didaratkan, sebagian dikonsumsi di dalam negeri, dan sebagian lainnya diperdagangkan ke pasar internasional. Namun, jika neraca komoditas kelompok ikan pelagis dunia tahun 2021 dibaca lebih dalam, gambaran tersebut ternyata jauh lebih kompleks. Di balik angka produksi, ekspor …

Penelitian Mandiri

Raksasa Asia Bertarung: Mampukah Indonesia Salip China-India?

Oleh: Suhana Kawasan Asia merupakan pusat gravitasi industri perikanan dan akuakultur dunia. Berdasarkan data Food Balance dari Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 2021, tiga negara Asia memimpin daftar produsen perikanan terbesar di planet bumi, yaitu Tiongkok (China) di urutan pertama dengan produksi fantastis mencapai 64,15 juta ton, disusul India di posisi kedua dengan 14,39 …

Penelitian Mandiri

Produsen Ke-3 Dunia: Mengapa Kita Belum Menguasai Pasar?

Oleh: Suhana Peta perikanan global tahun 2021 (FishStat 2026) mencatat pencapaian luar biasa bagi sektor maritim nasional. Berdasarkan laporan Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia mengukuhkan posisinya di peringkat ketiga dunia dalam hal total produksi perikanan. Dengan angka produksi mencapai 12,66 juta ton, Indonesia berdiri kokoh tepat di bawah Tiongkok yang menghasilkan 64,15 juta ton …

error: Content is protected !!