
Sinopsis
Oleh : Suhana
Krustasea, termasuk udang, lobster, dan kepiting, merupakan komoditas laut bernilai tinggi yang berperan penting dalam ekonomi perikanan Uni Eropa (UE). Analisis data penjualan pertama dan impor ekstra-UE periode Januari–Agustus 2025 menunjukkan adanya kenaikan nilai pasar krustasea meskipun volume produksi domestik menurun. Artikel dalam EUMOFA No 10/2025 meninjau tren utama dalam produksi domestik, lonjakan impor, dan pola konsumsi krustasea di pasar UE, menyoroti kompleksitas yang dipengaruhi oleh dinamika spesies, harga unit, dan ketergantungan pada pasokan global.
Pasar produk perikanan dan akuakultur Uni Eropa terus menunjukkan keragaman dan fluktuasi yang menarik. Khususnya, segmen krustasea memiliki karakteristik unik, di mana nilai ekonominya sering kali tidak sejalan dengan volume fisiknya. Data terbaru dari European Market Observatory for Fisheries and Aquaculture Products (EUMOFA) dalam sorotan bulanan No. 10/2025 memberikan pandangan krusial mengenai kinerja krustasea selama delapan bulan pertama tahun 2025 (Januari–Agustus) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Krustasea adalah salah satu kelompok komoditas penting di pasar UE. Analisis ini bertujuan untuk menguraikan tren harga, volume, dan nilai penjualan pertama (produksi domestik) dan impor ekstra-UE (pasokan global) krustasea, serta meninjau sekilas pola konsumsi rumah tangga di negara-negara anggota utama.
Kinerja Penjualan Krustasea di Eropa
Penjualan pertama (yang mencerminkan produksi dan pendaratan domestik) krustasea di negara-negara pelapor UE menunjukkan hasil yang beragam selama Januari–Agustus 2025. Secara agregat, total nilai penjualan pertama krustasea mencapai EUR 432,4 juta, menandai peningkatan nilai sebesar 2% dibandingkan periode Januari–Agustus 2024. Kenaikan nilai ini terjadi meskipun volume total yang dijual mengalami kontraksi. Volume penjualan krustasea hanya mencapai 48.815 ton, yang merupakan penurunan sebesar 3% dari tahun sebelumnya.
Ketidakseimbangan ini mengindikasikan bahwa harga rata-rata unit (harga per kilogram) untuk krustasea secara umum telah meningkat. Artinya, nelayan atau produsen memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dari volume yang lebih sedikit.
Spesies Pendorong Utama
Kenaikan nilai ini didorong oleh beberapa spesies kunci, yaitu Miscellaneous shrimp (udang lain-lain): menyumbang kenaikan nilai sebesar +7%. Deep-water rose shrimp (udang mawar air dalam): menyumbang kenaikan nilai sebesar +10%. Sebaliknya, penurunan volume secara signifikan didorong oleh Shrimp Crangon spp yang mengalami penurunan volume 20%. Cold-water shrimp (udang air dingin): mengalami penurunan volume drastis 43%.
Harga Rata-rata Spesies Komersial Utama
Analisis harga menunjukkan variasi yang mencolok antar negara anggota:
| Negara | Spesies Komersial Utama | Harga Rata-Rata (Jan–Agu 2025) | Tren Harga (vs. 2024) |
| Jerman | Shrimp Crangon spp. | $9,37~EUR/kg$ | +8% |
| Irlandia | Norway lobster | $11,61~EUR/kg$ | +14% |
| Spanyol | Deep-water rose shrimp | $7,92~EUR/kg$ | -13% |
Kenaikan harga yang signifikan untuk Norway lobster di Irlandia dan Shrimp Crangon spp. di Jerman (masing-masing 14% dan 8%) menunjukkan permintaan yang kuat dan/atau kelangkaan pasokan domestik untuk spesies premium ini. Sebaliknya, penurunan harga Deep-water rose shrimp di Spanyol (13%) mungkin mencerminkan peningkatan pasokan atau pergeseran permintaan konsumen.
Ketergantungan pada Impor Ekstra-UE
Mengingat volume domestik krustasea cenderung menurun, pasar UE semakin bergantung pada pasokan dari luar blok. Impor ekstra-UE dalam kategori krustasea tumbuh pesat pada periode Januari–Agustus 2025.
Impor krustasea dari negara-negara non-UE mencapai total nilai EUR 3,163,9 juta, meningkat 12% dalam nilai, dan total volume 455.259 ton, meningkat 9% dalam volume dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 20241616. Pertumbuhan impor yang lebih cepat dalam nilai dibandingkan volume menggarisbawahi kenaikan harga impor, meskipun kenaikan ini lebih kecil dibandingkan kenaikan harga domestik.
Dominasi Udang Air Hangat
Spesies yang paling dominan diimpor adalah Warmwater shrimp (udang air hangat), yang mewakili 56% dari total volume krustasea yang diimpor. Lonjakan impor udang air hangat ini sangat menentukan dinamika pasokan UE secara keseluruhan. Pasokan udang air hangat sangat terkonsentrasi. Pada tahun 2025, tiga negara menyumbang sebagian besar volume impor UE, yaitu
- Ekuador: menyumbang 63% dari total volume impor.
- India: menyumbang 13% dari total volume impor.
- Vietnam: menyumbang 7% dari total volume impor.
Negara-negara anggota UE yang menjadi pengimpor utama krustasea dari ekstra-UE adalah Spanyol, Prancis, dan Belanda. Bersama-sama, ketiganya mengimpor sekitar 54% dari total volume krustasea ekstra-UE.
Tren Konsumsi Rumah Tangga
Data konsumsi rumah tangga yang dipantau EUMOFA menunjukkan bahwa krustasea (terutama miscellaneous shrimp) adalah produk musiman yang populer. Konsumsi udang (miscellaneous shrimp) di negara-negara pelapor menunjukkan pola musiman yang jelas, dengan puncak volume terjadi pada bulan Desember, sejalan dengan konsumsi tradisional pada perayaan Natal. Menariknya, harga eceran tertinggi tercatat antara Maret dan Juni, sementara harga cenderung menurun antara November dan Desember.
Dalam jangka panjang (September 2022 hingga Agustus 2025), konsumsi volume udang menunjukkan tren sedikit meningkat, sementara harga eceran menunjukkan tren sedikit menurun.
| Indikator | 2023 (Jan-Agu) | 2024 (Jan-Agu) | 2025 (Jan-Agu) |
| Konsumsi Tahunan (Ton) | 5.839 | 5.939 | 6.100 |
| Harga Eceran Rata-Rata ($EUR/kg$) | 16,17 | 15,39 | 15,00 |
Penurunan harga eceran rata-rata (16,17~EUR/kg pada 2023 menjadi 15,00~EUR/kg pada 2025) menunjukkan bahwa meningkatnya pasokan impor udang air hangat dari pasar global mungkin telah membantu menstabilkan atau menekan harga eceran, meskipun harga domestik (penjualan pertama) mengalami kenaikan.
Dus, pasar krustasea di Uni Eropa pada awal tahun 2025 dicirikan oleh dinamika yang kompleks, yaitu nilai produksi domestik naik meskipun volume turun, mengindikasikan kenaikan harga unit untuk tangkapan lokal. Pada saat yang sama, UE menunjukkan ketergantungan yang meningkat pada impor ekstra-UE, terutama udang air hangat yang pasokannya didominasi oleh Ekuador. Pertumbuhan volume dan nilai impor yang substansial ini penting untuk memenuhi permintaan konsumen UE yang terus tumbuh.
Secara keseluruhan, sektor krustasea UE menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai ekonomi di tengah tantangan pasokan domestik, dengan pasokan global berperan penting dalam memoderasi harga eceran untuk produk krustasea yang sangat dicari ini.
