Bagaimana Impor Ikan Jepang di Awal Pandemi Covid-19 ?

Sushi, Makanan Khas Jepang (Sumber : https://pngtree.com)

Jepang merupakan negara importir produk perikanan terbesar kedua didunia setelah Amerika Serikat. Tahun 2019 nilai impor perikanan Jepang mencapai USD 14,76 Milyar (ITC 2020). Tingginya impor perikanan Jepang tersebut didorong oleh tingkat konsumsi ikan di Jepang yang tinggi.

Tahun 2017 tingkat konsumsi ikan Japan mencapai 48.9 kg/capita per tahun (Globefish 2019). Dengan asumsi total penduduk mencapai 126.378.000 jiwa (Globefish 2019), diperkirakan kebutuhan ikan perkapita Jepang sekitar 6,18 juta ton. Sementara itu total produksi perikanan Japan hanya mencapai 4,30 Juta ton (Globefish 2019). Artinya untuk memenuhi kebutuhan ikan bagi penduduk Jepang, dipasok dari ikan impor.

Impor Ikan Diawal Pandemi Covid-19

Kebijakan pemerintah Jepang untuk me Lockdown kota Tokyo dan Social distancing di wilayahnya diduga akan berdampak pada penurunan permintaan impor komoditas perikanan. Data International Trade Centre (ITC 2020) menunjukkan bahwa pada periode Januari-Februari 2020 total nilai impor produk perikanan Jepang mencapai USD 1,95 Milyar atau turun sebesar 17,85 % dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Suhana (2020) menyatakan bahwa pertumbuhan nilai impor produk perikanan Japan terlihat sudah mengalami perlambatan sejak tahun 2012 lalu. Pada periode 2001-2019 pertumbuhan impor ikan Jepang rata-rata relatif kecil, yaitu 0,87% pertahun. Pertumbuhan impor tertinggi terjadi pada tahun 2011, yaitu mencapai 17,76% pertahun. Pasca tahun 2011, pertumbuhan impor produk perikanan Japan terus mengalami perlambatan. Dalam periode 2001-2019 rata-rata nilai impor produk perikanan Japan mencapai USD 14,23 Milyar pertahun.

Top 10 Pemasok Ikan Ke Jepang

Dalam periode Januari-Februari 2020 terdapat 10 negara pemasok komoditas perikanan ke Jepang, yaitu Chile, China, Rusia, Thailand, Norway, Viet Nam, Indonesia, USA, Kores Selatan dan Taipe (China). Dalam periode Januari-Februari 2020 share nilai impor komoditas perikanan dari masing-masing negara tersebut terhadap total nilai impor komoditas perikanan Jepang adalah 13,72%, 18,50%, 7,15%, 6,47%, 7,89%, 7,31%, 4,84%, 4,65%, 3,60%, 3,50% dan 2,98%.

Share Nilai Impor Perikanan Jepang Menurut 10 Negara Pemasok Utama (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

Nilai impor dari kesepuluh negara pemasok utama tersebut dalam periode Januari-Februari 2020 rata-rata mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2019, kecuali Rusia yang mengalami peningkatan. Penurunan tertinggi terjadi pada nilai impor dari Chile, Thailand, Norway dan China yang masing-masing turun sebesar 31,29%, 16,96%, 15,60% dan 14,97% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Sementara itu nilai impor komoditas perikanan Jepang dari Indonesia pada periode Januari-Februari 2020 mencapai USD 94,36 Juta atau turun sebesar 5,07 % dibandingkan nilai impor pada periode yang sama tahun 2019. Berdasarkan data ITC (2020) terlihat bahwa nilai impor perikanan Jepang dari Indonesia sudah mulai menurun sejak bulan Desember 2019.

Nilai Impor Komoditas Ikan Jepang Periode Januari 2019-Februari 2020 (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

Top 20 Produk Perikanan Indonesia di Pasar Jepang

Dalam periode Januari-Februari 2020 produk perikanan Indonesia dipasar Jepang yang memiliki share tertinggi dibandingkan produk yang sama dari negara lain adalah Fillet ikan segar (HS 030487040) dan Cakalang beku, diluar fillet (HS 030343000). Data ITC (2020) menunjukan bahwa pada periode Januari-Februari 2020 share impor Fillet ikan segar (HS 030487040) dari Indonesia mencapai 91,98% dari total impor Fillet ikan segar (HS 030487040) Jepang. Sementara itu share nilai impor produk Cakalang beku, diluar fillet (HS 030343000) dari Indonesia pada periode yang sama mencapai 91,07% dari total nilai impor produk Cakalang beku, diluar fillet (HS 030343000) Jepang.

Selain itu juga kedua produk tersebut mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Dalam periode Januari-Februari 2020 pertumbuhan nilai impor produk Fillet ikan segar (HS 030487040) jepang dari Indonesia tumbuh sebesar 24,73% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Sementara itu nilai impor produk Cakalang beku, diluar fillet (HS 030343000) Jepang dari Indonesia dalam periode Januari-Februari 2020 tumbuh sebesar 45,07% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa kedua produk tersebut memiliki daya saing yang cukup tinggi di pasar Jepang.

Top 20 Produk Perikanan Indonesia di Pasar Jepang (Sumber : ITC (2020), diolah Suhana)

***

Referensi :

Globefish 2019. Japan Globefish Profile. Juni 2019-Issue # 1

ITC. 2020. www.trademap.org, diakses 31 Maret 2020

Suhana. 2020. https://suhana.web.id/2020/03/11/trend-perdagangan-produk-perikanan-japan-2020/

 

Kontak :

Email : kangsuhana@gmail.com

   Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *