Trend Perdagangan Produk Perikanan Japan 2020

Oleh : Suhana

Japan merupakan salah satu tujuan ekspor terbesar produk perikanan dunia. Catatan International Trade Centre (ITC 2020) menunjukan bahwa dalam periode 2001-2019 Japan merupakan negara net importir produk perikanan. Artinya nilai ekspor perikanan Japan jauh lebih kecil dibandingkan nilai impornya. Akibatnya neraca perdagangan produk perikanan Japan dalam periode 2001-2019 rata-rata defisit sebesar USD 12,59 Milyar.

Nilai Ekspor-Impor Perikanan Japan (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

Pertumbuhan nilai impor produk perikanan Japan dalam periode 2001-2019 rata-rata relatif kecil, yaitu 0,87% pertahun. Pertumbuhan impor tertinggi terjadi pada tahun 2011, yaitu mencapai 17,76% pertahun. Pasca tahun 2011, pertumbuhan impor produk perikanan Japan terus mengalami perlambatan. Dalam periode 2001-2019 rata-rata nilai impor produk perikanan Japan mencapai USD 14,23 Milyar pertahun.

Sementara itu untuk nilai ekspor produk perikanan Japan dalam periode 2001-2019 rata-rata tumbuh sebesar 6,42 % pertahun. Dalam periode tersebut nilai ekspor produk perikanan Japan rata-rata mencapai USD 1,62 Milyar.

Pertumbuhan Ekspor dan Impor Produk Perikanan Japan (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

Top 20 Produk Perikanan Impor 2019

Top 20 Produk Perikanan Impor Japan Tahun 2019 (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

ITC (2020) mencatat berdasarkan tariff ada 687 jenis produk perikanan yang diimpor Japan dari seluruh negara. 20 produk perikanan yang paling banyak diimpor Japan pada tahun 2019 adalah udang beku, ikan beku, kepiting-rajungan, alaska pollack, cumi-sotong-gurita, eels, tuna dan mackerel.

Share volume impor udang beku pada tahun 2019 mencapai 6,92% dari total volume impor produk perikanan Japan. Sementara itu secara nilai, share impor udang beku tahun 2019 mencapai 9,79% dari total nilai impor produk perikanan Japan.

Top 20 Negara Pemasok Produk Perikanan ke Japan 2019

Top 20 Negara Pemasok Ikan Ke Japan (Sumber : ITC 2020, diolah Suhana)

ITC (2020) mencatat dalam periode 2001-2019 ada 187 negara yang menjadi pemasok produk perikanan ke pasar Japan. 20 negara terbesar pemasok produk perikanan ke pada adalah China, Chile, USA, Rusia, Viet Nam, Thailand, Norway, Indonesia, Korea, Taipe, India, Canada, Hongkong, Argentina, Malta, Australia, Philippines, New Zealand, Maroko dan Mauritania.

Nilai impor produk perikanan Japan dari China dalam periode 2001-2019 rata-rata mencapai USD 2.661.707 ribu atau sekitar 18,73 % dari total rata-rata nilai impor produk perikanan japan pada periode tersebut. Nilai impor produk perikanan Japan dari China dalam periode 2001-2019 rata-rata tumbuh sebesar 1,59% pertahun.

Sementara itu nilai impor produk perikanan Japan dari Indonesia dalam periode 2001-2019 rata-rata mencapai USD 761.380 ribu atau sekitar 5,37 % dari total rata-rata nilai impor produk perikanan japan pada periode tersebut. Pertumbuhan nilai impor produk perikanan Japan dari Indonesia dalam periode 2001-2019 rata-rata melambat sebesar 1,54% pertahun. (Catatan Perkembangan perdagangan produk perikanan Indonesia dengan Japan akan diulas pada tulisan berikutnya).

Outlook

Pada tahun 2020 permintaan produk perikanan Japan cenderung tidak beranjak di sekitar USD 14,23 Milyar. Kasus virus Corona diperkirakan akan berdampak pada penurunan dominansi China sebagai pemasok produk perikanan ke Japan.

Sementara itu produk udang beku diperkirakan akan tetap menjadi produk utama yang diminati pasar Japan. Indonesia perlu memanfaatkan peluang tersebut, terlebih Indonesia berencana meningkatkan nilai ekspor udang dalam lima tahun kedepan. Semoga terwujud.

***

Referensi Data : www.trademap.org, diakses 8 Maret 2020

Kontak : kangsuhana@gmail.com

   Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *