Produk Udang Apakah Yang diminati Pasar USA?

Oleh : Suhana

USA merupakan salah satu pasar utama produk perikanan dunia, termasuk produk perikanan Indonesia. Oleh sebab itu menjadi menarik untuk membahas terkait perkembangan perdagangan produk perikanan di negara Paman Sam tersebut. Untuk membahas perkembangan perdagangan produk perikanan di USA penulis menelusuri datanya dari publikasi resmi National Marine Fisheries Service (NMFS), United States International Trade Commission (USITC), The U.S. Trade Representative (USTR) dan sumber lainnya yang dapat dipercaya.

Dalam dua tulisan sebelumnya, penulis sudah membahas terkait perkembangan perdagangan komoditas kepiting-rajungan (silahkan baca : http://suhana.web.id/2020/02/20/melihat-kepiting-rajungan-di-pasar-usa/) dan perkembangan tariff komoditas perikanan di USA tahun 2020 (Silahkan baca di : http://suhana.web.id/2020/02/24/usa-cabut-indonesia-dari-daftar-negara-berkembang-tantangan-bagi-produk-ekspor-perikanan-indonesia/).

Penulis akan mencoba mengulas dalam beberapa tulisan singkat terkait komoditas utama produk perikanan yang banyak diimpor oleh USA, seperti udang, Nila dan Tuna. Dalam tulisan berikut ini akan penulis bahas perkembangan perdagangan produk Udang di USA. Diharapkan tulisan singkat ini dapat memberikan informasi bagi para pelaku usaha perikanan Indonesia,khususnya bagi para pelaku ekspor ke USA. Selain itu juga bagi pemerintah dapat menjadi bahan masukan dalam diplomasi perdagangan dengan USA.

***

Udang merupakan komoditas perikanan terbesar yang diimpor oleh USA. Hal ini didorong oleh tingkat konsumsi udang yang lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya. Tingkat konsumsi udang USA tahun 2017 mencapai 4,4 pounds perkapita (Sumber : https://www.seafoodhealthfacts.org/seafood-choices/overview-us-seafood-supply).

Data National Marine Fisheries Service (NMFS 2020) menunjukkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir USA merupakan negara net importir produk udang, hal ini tercermin dari nilai neraca perdagangan produk udang USA yang terus defisit. Hal ini disebabkan nilai ekspor jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai impor. Dalam periode tersebut neraca perdagangan produk udang USA rata-rata defisit sebesar USD 5.464,51 Juta pertahun. Dalam periode tersebut nilai ekspor udang USA rata-rata tumbuh sebesar 7,89% pertahun, sementara nilai impor rata-rata tumbuh sebesar 4,92% pertahun.

NILAI EKSPOR-IMPOR UDANG USA (Sumber : NMFS 2020, diolah : SUHANA)

Permintaan Impor Udang USA

Dalam periode 2010-2019 rata-rata permintaan USA atas produk udang mencapai 600,09 ribu ton pertahun. Sementara itu produk udang USA yang diekspor rata-rata mencapai 11,40 ribu ton pertahun. Tahun 2019 merupakan permintaa (impor) tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir, yaitu mencapai 700,06 ribu ton (NMFS 2020).

VOLUME EKSPOR-IMPOR UDANG USA (Sumber : NMFS 2020, diolah : SUHANA)

Dalam periode tersebut volume impor udang USA rata-rata tumbuh sebesar 2,67% pertahun, sementara volume ekspor rata-rata tumbuh sebesar 4,69% pertahun. Sementara itu dalam periode yang sama terlihat bahwa nilai ekspor udang USA rata-rata tumbuh sebesar 7,89% pertahun, sementara nilai impor rata-rata tumbuh sebesar 4,92% pertahun.

Pemasok Produk Udang USA

IMPOR UDANG USA MENURUT 10 NEGARA PEMASOK UTAMA (Sumber : NMFS 2020, diolah SUHANA)

Berdasarkan data NMFS (2020) terlihat bahwa 10 negara pemasok utama udang ke USA tahun 2019 adalah India, Indonesia, Viet Nam, Ecuador, Thailand, Mexico, Argentina, China, Peru dan Honduras. Dalam periode tersebut terlihat dominansi Thailand sebagai pemasok udang ke USA (periode 2010-2012), diganti oleh India dan Indonesia (2013-2019). Hal ini merupakan peluang yang baik bagi pengembangan produk udang Indonesia di pasar USA.

Jenis Produk Udang Utama dipasar USA

10 JENIS PRODUK UDANG IMPOR DOMINAN USA (Sumber : NMFS 2020, diolah : SUHANA)

Shrimp Warm Water Peeled Frozen dan Shrimp Frozen other preparations merupakan dua produk udang yang paling banyak diimpor oleh pasar USA. Dalam periode 2010-2019 rata-rata volume impor kedua produk tersebut mencapai 32,50% dan 13,47% dari total volume impor udang USA. Bahkan pada tahun 2019 share volume impor Shrimp Warm Water Peeled Frozen mencapai 43,69% dari total volume impor udang USA

Shrimp Warm Water Peeled Frozen dan Shrimp Frozen other preparations juga merupakan dua produk udang yang paling banyak diimpor oleh pasar USA dari Indonesia. Dalam periode 2010-2019 rata-rata volume impor kedua produk tersebut mencapai 36,19% dan 11,74% dari total volume impor udang USA

Tariif Bea Masuk Produk Udang USA

Pasca dikeluarkannya Indonesia dari List Negara Berkembang, secara efektif pada 10 Pebruari 2020 tariff bea masuk produk perikanan dari Indonesia kemungkinan besar akan kembali ke tariff normal (MFN).  Data United States International Trade Commission (USITC) menunjukkan tariff komoditas udang tahun 2020 mencapai sekitar 5%, khususnya untuk produk Shrimp & prawns not in airtight containers (HS 16052105) dan Shrimp & prawns in airtight containers (HS 16052905). Sebelumnya Indonesia mendapatkan tariff 0% (GSP) untuk kedua produk udang tersebut. Oleh sebab itu para pelaku usaha udang nasional perlu terus mengefisienkan biaya produksi udang nasional agar dapat bersaing di pasar USA.

Neraca Perdagangan Udang USA-Indonesia

EKSPOR,IMPOR DAN NERACA PERDAGANGAN UDANG USA-INDONESIA (Sumber : NMFS 2020, diolah SUHANA)

Dalam periode 2010-2019 neraca perdagangan komoditas udang USA-Indonesia terus mengalami defisit, artinya USA sangat tergantung pada pasokan udang dari Indonesia. Dalam periode 2010-2019 nilai impor udang USA dari Indonesia rata-rata tumbuh sebesar 11,75% pertahun, sementara ekspor udang USA ke Indonesia rata-rata tumbuh 4,86% pertahun.

Outlook

Tahun 2019–pasca perang dagang USA-China–volume impor udang USA dari China turun sebesar 60,50% dibandingkan tahun 2018. Pada tahun 2020 ini diperkirakan volume impor udang USA dari China akan terus menurun, selain karena faktor perang dagang juga dipicu oleh kasus Virus Coronan yang belum tuntas yang kini melanda China dan sekitarnya. Oleh sebab itu Indonesia memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan kinerja ekspor udang ke USA.

Pemerintah perlu terus meyakinkan agar kebijakan tariff bea masuk produk perikanan Indonesia, khususnya udang dapat terus dalam skema GSP. Sementara itu produk Shrimp Warm Water Peeled Frozen dan Shrimp Frozen other preparations diperkirakan masih akan tetap menjadi produk utama yang diimpor oleh pasar USA.

***

   Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *