Distribusi Pendapatan Masyarakat di Pulau Maluku dan Papua

Please follow and like us:
3
Suhana

Bogor (23/01/2017). Distribusi pendapatan masyarakat di Pulau Maluku lebih baik dibandingkan dengan di Pulau Jawa. Sementara distribusi pendapatan masyarakat di Pulau Papua relatif hampir sama dengan dengan Pulau Jawa. Hal ini dilihat dari nilai gini ratio provinsi di Pulau Maluku dan Pulau Papua dibandingkan dengan nilai gini ratio di Pulau Jawa dan pulau lainnya yang ada di Indonesia.

Nilai Gini Ratio adalah salah satu indikator distribusi pendapatan masyarakat. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0 dengan 1. Nilai 0 menunjukkan bahwa seluruh pendapatan terbagi secara merata terhadap seluruh unit masyarakat (perfect equality), sedangkan nilai 1 berati seluruh pendapatan hanya dimiliki oleh satu orang atau satu unit saja pada keseluruhan distribusi (perfect inequality).

Atau dengan kata lain semakin besar nilai gini ratio menunjukkan tingkat distribusi yang lebih buruk. Semakin rendah nilai gini ratio menunjukkan tingkat distribusi pendapatan yang lebih baik. Menurut Rustiadi, et.al (2011) tingkat distribusi pendapatan masyarakat yang terbaik sekarang ini terdapat pada negara-negara kapitalis yang sudah matang. Menurut Rustiadi, et.al (2011) secara umum negara-negara kapitalis maju memiliki nilai gini ratio antara 0,1-0,2.

Berdasarkan data BPS (2017) terlihat Nilai gini ratio di Pulau Maluku berkisar antara 0,29-0,35 dan di Pulau Papua berkisar antara 0,37 sampai 0,39. Secara grafis nilai gini ratio tiap provinsi di Pulau Maluku dan Papua dapat dilihat pada gambar.

Gini Ratio Provinsi di Pulau Maluku dan Papua Tahun 2015 dan 2016

Sementara itu nilai gini ratio provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara tahun 2016 yang bernilai antara 0,34-0,37 (http://suhana.web.id/2017/01/20/distribusi-pendapatan-masyarakat-di-pulau-bali-dan-nusa-tenggara/). Nilai gini ratio Pulau Kalimantan pada tahun yang sama adalah antara 0,30-0,34 ( http://suhana.web.id/2017/01/19/distribusi-pendapatan-di-pulau-kalimantan/ ). Nilai ratio gini di Pulau Sumatera antara 0,28-0,36 ( http://suhana.web.id/2017/01/17/distribusi-pendapatan-di-pulau-sumatera/ ), nilai gini ratio di Pulau Sulawesi berkisar antara 0,36-0,43 (Lihat http://suhana.web.id/2017/01/21/distribusi-pendapatan-masyarakat-di-pulau-sulawesi/). dan nilai ratio gini di Pulau Jawa berkisar antara 0,37-0,42  (http://suhana.web.id/2017/01/18/distribusi-pendapatan-di-pulau-jawa/ ). 

Berdasarkan pembahasan sebelumnya dapat diketahui bahwa 10 Provinsi yang memiliki nilai gini ratio lebih rendah adalah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur. Secara lengkap nilai gini ratio masing-masing provinsi tahun 2016 dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel Nilai Gini Ratio Menurut Provinsi Tahun 2016 

NO PROVINSI GINI RATIO
1 KEP. BANGKA BELITUNG            0.28
2 MALUKU UTARA            0.29
3 KALIMANTAN UTARA            0.30
4 SUMATERA UTARA            0.32
5 KALIMANTAN TIMUR            0.32
6 ACEH            0.33
7 SUMATERA BARAT            0.33
8 KALIMANTAN TENGAH            0.33
9 KALIMANTAN SELATAN            0.33
10 NUSA TENGGARA TIMUR            0.34
11 KALIMANTAN BARAT            0.34
12 RIAU            0.35
13 JAMBI            0.35
14 SUMATERA SELATAN            0.35
15 KEP. RIAU            0.35
16 MALUKU            0.35
17 BENGKULU            0.36
18 LAMPUNG            0.36
19 NUSA TENGGARA BARAT            0.36
20 SULAWESI TENGAH            0.36
21 SULAWESI BARAT            0.36
22 JAWA TENGAH            0.37
23 BALI            0.37
24 PAPUA BARAT            0.37
25 BANTEN            0.39
26 SULAWESI UTARA            0.39
27 PAPUA            0.39
28 JAWA TIMUR            0.40
29 SULAWESI TENGGARA            0.40
30 DKI JAKARTA            0.41
31 JAWA BARAT            0.41
32 DI YOGYAKARTA            0.42
33 GORONTALO            0.42
34 SULAWESI SELATAN            0.43

Referensi

1.  Kuncoro, Mudrajad. 2013. Mudah Memahami & Menganalisis Indikator Ekonomi. Penerbit UPP STIM YKPN

2. Rustiadi, Ernan. et.al. 2011. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Penerbit Restpent Press

3. http://suhana.web.id/2017/01/18/distribusi-pendapatan-di-pulau-jawa/

4. http://suhana.web.id/2017/01/17/distribusi-pendapatan-di-pulau-sumatera/

5. http://suhana.web.id/2017/01/19/distribusi-pendapatan-di-pulau-kalimantan/

6. http://suhana.web.id/2017/01/20/distribusi-pendapatan-masyarakat-di-pulau-bali-dan-nusa-tenggara/

7. http://suhana.web.id/2017/01/21/distribusi-pendapatan-masyarakat-di-pulau-sulawesi/

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *