Peta Perdagangan Cakalang Olahan Indonesia Berubah

Please follow and like us:
6
Suhana

Komoditas ikan Cakalang olahan (HS 160414) merupakah salah satu komoditas unggulan ekspor ikan dan produk perikanan Indonesia. Dalam periode 2001-2015 komoditas ikan Cakalang olahan rata-rata berkontribusi sebesar 46,95 % terhadap total ekspor komoditas ikan dan daging olahan (HS 16). Berdasarkan data International Trade Center (2017) menunjukkan bahwa rata-rata nilai ekspor komoditas Cakalang olahan dalam periode 2001-2015 adalah sekitar 197,56 Juta US $. Hal ini menunjukkan bahwa komoditas ikan Cakalang olahan memiliki peran yang signifikan terhadap perdagangan komoditas olahan Indonesia.

Dari Pasar Tradisional ke Pasar Timur Tengah

Flow Perdagangan Komoditas Ikan Cakalang Olahan Indonesia Berdasarkan Negara Tujuan Ekspor Utama Tahun 2001 (Sumber : ITC, 2017)

Pasar tradisional komoditas ikan Cakalang olahan Indonesia selama ini adalah Amerika Serikat, Jepang dan Uni Eropa. Namun demikian dalam periode 2001-2015 pasar utama ekspor komoditas ikan Cakalang Olahan Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan. Pada periode 2001-2005 pasar komoditas ikan Cakalang olahan Indonesia masih didominasi pada pasar-pasar tradisional (USA, Jepang dan Uni Eropa), yaitu mencapai lebih dari 70 persen.

Flow Perdagangan Komoditas Ikan Cakalang Olahan Indonesia Berdasarkan Negara Tujuan Ekspor Utama Tahun 2010 (Sumber : ITC, 2017)

Namun demikian dalam periode 2006-2010 kontribusi pasar tradisional terus mengalami penurunan, bahkan turun sampai dibawah 60 %. Sementara itu pasar baru, khususnya negara-negara timur tengah terus mengalami peningkatan. Semakin ketatnya aturan perdagangan komoditas di negara-negara pasar tradisional tersebut diduga kuat menjadi salah satu penyebab bergesernya tujuan pasar ekspor komoditas ikan Cakalang olahan Indonesia.

Flow Perdagangan Komoditas Ikan Cakalang Olahan Indonesia Berdasarkan Negara Tujuan Ekspor Utama Tahun 2015 (Sumber : ITC, 2017)

Pada Periode 2011-2015 ekspor Indonesia ke Saudi Arabia terus mengalami peningkatan, puncaknya  tahun 2015 sekitar 20,65 % dari nilai ekspor ikan Cakalang olahan Indonesia bersumber dari pasar Saudi Arabia. Sementara itu pada periode yang sama pasar tradisional ikan Cakalang Olahan dunia, terus mengalami penurunan. Pada tahun 2015 kontribusi nilai ekspor ikan Cakalang Indonesia ke pasar Amerikan Serikat hanya sekitar 14,77 % dan pasar Jepang sekitar 13,56 %.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah dan para pelaku usaha perikanan nasional perlu bekerjasama guna terus mengoptimalkan dampak perdagangan ikan Cakalang olahan bagi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian sumberdaya ikan Cakalang nasional. Saat ini pemerintah perlu terus menginisiasi diplomasi perdagangan ikan Cakalang olahan ke negara-negara Timur Tengah. Selain itu juga diplomasi perdagangan ikan ke negara-negara USA, Uni Eropa dan Jepang perlu terus ditingkatkan, mengingat kebutuhan impor komoditas ikan Cakalang olahan dari negara-negara tersebut masih sangat tinggi. Pemerintah perlu terus berupaya untuk menekan hambatan tariff dan non tariff di negara-negara tujuan ekspor, khususnya di pasar Uni Eropa dan USA.

PDF24    Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *