Catatan Perdagangan Tuna Indonesia 2016 (1)

Please follow and like us:
5

Indonesia Sebagai Salah Satu Pemasok Utama Komoditas Tuna (Loins) ke Pasar Uni Eropa

Bogor (7/01/2017). Komoditas ikan tuna dan cakalang loin merupakan salah satu produk perikanan Indonesia yang diekspor ke wilayah pasar Uni Eropa. Berdasarkan data International Trade Center (ITC, 2016) terlihat bahwa dalam kurun waktu 20 bulan terakhir (Januari 2015-Juli 2016) tercatat rata-rata nilai ekspor komoditas ikan tuna dan cakalang loin mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 26,79 persen per bulan. Dalam periode tersebut tercatat nilai ekspor rata-rata perbulan mencapai 492,79 Ribu Euro atau sekitar 13,20 persen dari total nilai ekspor perbulan tuna dan cakalang loin Indonesia ke seluruh dunia. Dua komoditas tuna dan cakalang loin yang diekspor ke EU-28 adalah Yellowfin Tuna dan Cakalang (Skipjack Tuna). Secara grafis perkembangan nilai ekspor tuna dan cakalang loin Indonesia ke EU-28 dan dunia dapat dilihat pada gambar 1.

Gambar 1. Perkembangan Nilai Ekspor Komoditas Tuna dan Cakalang Loin Indonesia ke EU-28 dan Dunia Tahun 2015-2016 (Sumber : International Trade Center 2016)

Yellowfin Tuna (Loins)

Permintaan impor komoditas yellowfin tuna loins di pasar Uni Eropa (EU-28) dalam dua tahun terakhir terlihat terus mengalami penurunan. Pada bulan Januari 2015 permintaan impor komoditas Yellowfin tuna loins mencapai sekitar 9000 ton, sementara pada bulan Januari 2016 turun enjadi sekitar 6000 ton dan pada September 2016 turun lagi menjadi sekitar 3000 ton (FAO, 2016). Sepuluh negara pemasok komoditas Yellowfin tuna ke pasar Uni Eropa adalah Ecuador, Mauritius, Indonesia, Papua New Guinea, Solomon Islands, Guatemala, El Salvador dan Thailand.

Gambar 2. Perkembangan Impor Komoditas Yellowfin Tuna (Loins) EU-28 (Sumber : Globefish, 2016)

Berdasarkan data Globefish (2016) tercatat bahwa volume ekspor Indonesia pada tahun 2015 mencapai sekitar 4900 ton dengan harga sekitar 5,5 EUR per Kg. Sementara pada tahun 2016 volume ekspor Indonesia menurun menjadi sekitar 3200 ton dengan harga sekitar 5,1 EUR per Kg. Dengan volume ekspor tersebut Indonesia menduduki posisi nomor 3 sebagai pemasok utama komoditas Yellowfin tuna loins ke pasar Uni Eropa.

Gambar 3. 10 Negara Utama Pemasok Komoditas Yellowfin Tuna (Loins) ke EU-28

(Sumber : Globefish, 2016)

Komoditas Skipjack Tuna (Loins)

Permintaan impor komoditas Skipjack Tuna Loins dari negara-negara EU-28 dalam dua tahun terakhir cenderung stabil. Permintaan impor tertinggi terjadi pada bulan Januari 2015 dan Januari 2016, bulan-bulan lainnya cenderung menurun. Pada bulan Januari permintaan komoditas Skipjack Tuna Loins mencapai diatas 15.000 ton, sementara pada bulan-bulan lainnya permintaannya berkisar dibawah 6.000 ton. Namun demikian harga komoditas ini dalam dua tahun terakhir cenderung terus naik, terutama sejak Maret 2016. Harga komoditas Skipjack Tuna pada bulan Pebruari 2016 hanya mencapai dibawah 3,4 EUR per Kg, sementara pada bulan September 2016 meningkat tajam menjadi sekitar 4,5 EUR per Kg. Secara grafis perkembangan permintaan impor komoditas Skipjack Tuna Loins dari EU-28 dapat dilihat pada gambar 4.

Gambar 4. Perkembangan Impor Komoditas Skipjack Tuna Loins EU-28

(Sumber : Globefish, 2016)

Berdasarkan catatan Globefish (2016) terlihat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara utama pemasok komoditas Skipjack Tuna Loins ke pasar EU-28. pada tahun 2016 Indonesia menduduki posisi ke 3 sebagai pemasok utama komoditas tersebut, setelah Ecuador dan China. Sementara Thailand berada pada posisi nomor 4, padahal tahun sebelumnya volume ekspor Thailand lebih tinggi dari Indonesia.

Berdasarkan Data Globefish (2016) tercatat bahwa Volume ekspor komoditas Skipjack Tuna Loins Indonesia ke pasar EU-28 tahun 2015 mencapai sekitar 2.000 ton dan tahun 2016 (per bulan September) meningkat tajam menjadi sekitar 6.000 ton atau naik tiga kali lipat. Namun demikian harga komoditas Skipjack Tuna Loins Indonesia dipasar EU-28 pada tahun 2016 mengalami sedikit penurunan. Harga komoditas Skipjact Tuna Loins Indonesia di pasar EU-28 berkisar antara 4-5 EUR per Kg. Secara grafis perkembangan volume ekspor komoditas Skipjact Tuna Loins Indonesia dan sembilan negara utama pemasok komoditas tersebut ke pasar EU-28 dapat dilihat pada gambar 5.

Gambar 5. 10 Negara Utama Pemasok Komoditas Skipjact Tuna (Loins) ke EU-28

(Sumber : Globefish, 2016)

 

Outlook Pasar EU-28

Pertumbuhan impor komoditas tuna dan cakalang loin EU-28 dalam periode 2007-2015 terlihat mengalami penurunan sebesar 4,07 persen pertahun. Namun demikian beberapa negara masih menunjukan pertumbuhan permintaan impor yang cukup tinggi. Negara-negara yang memiliki pertumbuhan impor yang tinggi adalah Cyprus (77,79 %), Malta (33,36 %), Bulgaria (23,57 %), Croatia (22,50 %), Slovenia (16,54 %), Sweden (16,54 %), Belgium (13,03 %), Ireland (10,20 %), Estonia (9,28 %), Grece (9,01 %), Latvia (6,63 %), Luxembourg (6,08 %), Poland (5,64 %), Netherland (1,30 %) dan Germany (0,76 %).

Berdasarkan hal tersebut arah ekspor komoditas tuna dan cakalang loin Indonesa dapat diarahkan ke negara-negara yang memiliki pertumbuhan permintaan yang tinggi. Oleh sebab itu perlu ada kerjasama yang baik antara pelaku usaha perikanan dan pemerintah dalam mendorong perbaikan kinerja ekspor komoditas tuna dan cakalng loin di tahun 2017.

*Suhana

PDF24    Send article as PDF   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *